Woman Preneur

Standar

tda srikandi Anastasia bodypainting henna tatto

Wanita-wanita rumahan tidak selamanya hanya berdiam diri di rumah mengurus keluarga, siang kelar masak trus ngrumpi. Dan saya bangga bisa menjadi bagian dari Tda Srikandi dan Woman Preneur Community .
Hari sabtu saya berkumpul bersama teman2 wanita super untuk sharing pengalaman dalam berbisnisnya yang dikerjakan dari rumah. Tapi tidak semua ibu full time house, karena ada beberapa juga yang masih bekerja di perusahaan orang. Tapi ada yang sudah punya toko sendiri, ada yang dirumah, ada juga yang menjualkan produknya secara online yg pastinya dikerjakan anytime anyplace. Ada yang berkreasi dalam pembuatan rok panjang, katering, handuk, kue kering, sule dan tentu saja bodypainting henna.

Setiap bertemu berkumpul, sudah pasti ditanyain ‘usahanya apa?’ Yang sering dibisniskan kenalan baru kita ya dunia busana yang sekarang sedang ngetrend: Hijab. Salon kecantikan, jual makanan-minuman. Hanya jawaban saya yang pasti selalu beda dari yang lainnya, Bodypainting Henna🙂

Nah kumpul2 disini narasumbernya bu Afia yang sudah pamor dengan souvenir coklatnya. Iiih kue buatannya lucu2 deh, anak-anak pasti ngiler ngeliatnya. Ga mungkin ga merengek minta dibeliin. Dijamin. Yang mau pestain ultah anak atau cucunya hayuk pesen di ibu souvenir coklat yang lembuuut sekali suaranya. Naa bicaranya saja udah kalem gitu gimana rasa kukisnya? Loh apa hubungannya? Ada doong. Sebab siapapun dia saat sedang mengolah makanan kue & masakan hasilnya adalah menurut suasana hati, sedang sedih marah galau atau riang gembira. Sampeyan ga percaya? Dicoba dulu baruuu…

Ada juga sharing dari ibu Susana yang memberdayakan mba wahyuni sebagai chef cateringnya, pelajaran tentang kejujuran. Apa itu? Begini ceritanya, bu Susan kan dapat order 500 porsi untuk pesta khitanan temannya. Ada salah satu menunya beef yang ternyata sampai di lokasi sudah rusak sebab saat perjalanan dikemas dalam wadah tertutup rapat sehingga tidak ada udara masuk sedikitpun. Mestinya kan dibungkus plastik wrap trus dibolong2in sedikit. Penyelesaiannya, bu Susan menarik menu beef itu dari deretan makanan yang sudah tersaji sambil membayangkan brapa banyak kerugian yang akan ditanggungnya hiks hiks, lalu dibuang ke sungai untuk mencegah ada orang yang memakannya. Sebab bila daging itu dimakan pemikiran yang ada dikepala adalah orang yang makan pasti sakit.

Ketika usai acara ternyata oh ternyata yang punya hajat malah tidak memperhatikan – tidak hapal menu yang sudah dipesannya, dia hanya melihat kepuasan tamunya menyantap makanan. Oooh.
Bu Susan mengaku dosa akan tragedi salah satu makanannya bersedia dipotong bayarannya sesuai porsi daging. Ealaaa malah dibayar full plus terimakasih karena menyelamatkan tamunya. Kalau tidak diantisipasi dan membiarkan daging tsb dimakan mereka pasti menyebabkan perut sakit, berimbas pada nama yang punya hajat dan tentu saja membunuh usaha cateringnya sendiri. Iyaah kejujuran memang selalu membuahkan hasil yg manis.

Kembali ke pembahasan berikutnya, soal legalitas usaha mikro. Perlu disimak niiih.
Untuk usaha kuliner rumahan (sbb narasumber berbisnis kuliner) penting diawali dengan keabsahan surat:

PIRT lingkungan sekitar rumah. Surat PIRT ini didapatkan karena membuat makanan-minuman berbahan dasar BUKAN olahan daging/susu. Sebab bila memakai olahan tsb yang diberikan adalah BPPOM.

Kemana cari PIRT? Monggo datangi kelurahan setempat. Gratis. (Dengan catatan Bila tak ketemu oknum ya disana?)

HALAL dari MUI. Untuk dimasyarakat Indonesia pernyataan tertulis dan terdaftar sebagai consumergood harus ada Halal nya bila produknya ingin diakui oleh pembeli kita yang kritis2. Untuk memperoleh sertifikat Halal MUI tidak sedikit duit yang harus dikeluarkan. Dilakukan juga cek ingredients atau bahan2 yang digunakan produk makanan-minuman yang kita buat, apakah sesuai dengan kehalalannya. Jadi bukan cuma sebatas bicara semata HALAL sah, namun ada tim penyelidik dalam proses kelahiran si sertifikat halal MUI.

SKU surat Keterangan Usaha, dimana carinya? Datanglah ke petugas kelurahan. Ga usah celingak-celinguk langsung tanya aja ke meja petugas. Psst… Bocorannya saat surat sudah ditangan kita jangan tanya berapa, kalaupun nanti disebutkan harga bayarannya kasih 100rebu juga diterima, karena dari disperindag sana kabarnya gretong. (Psst gratis!).

SKDU surat Keterangan Domisili Usaha, dapatnya di kecamatan masing2 wilayah. Sama prosesnya dengan SKU di kelurahan, hati2……….

Yuk yuk yang mau bisnisnya berkembang maju, bekal legalitas ini. Apa gunanya toh tinggal jualin aja ke toko ke pasar atau titip jual, kok ribet buang2 duit? Banyak dooong, diantaranya:
– produk kita mendapat kepercayaan dari masyarakat khususnya pembeli.
– Usaha kita bisa menjadi binaan pemerintah.
– Bisa juga buat persyaratan bila ingin melakukan pinjaman modal.
– Dan mau dapat order dari kelas kakap biasanya mereka meminta legalitas tsb.

Nanti umkm bisa minta binaan ke DepKop dan Disperindag. Yg kabarnya banyak skali manfaatnya. Dapat kesempatan pameran, ikut seminar, bimbingan usaha: semua FREE.
Bu Afia, tadinya saya mau tanya Bir Pletok kan minuman khas Betawi Bekasi udah ada yg dibina belom dibekasi? Punya saya Bir Pletok made by order belom dikenal brandnya tapi sudah diliput TV 2tahun lalu…

“Bu bu, bisnisnya apa?”
“Bingung, sebab masih menjual berbagai produk yang benar2 menghasilkan uang. Udah banting tulang tapi kok ga sukses sukses.”
“Mengerjakan usahanya dengan mencintainya ga bu?”
“Ah yang penting omsetnya lancaaaR.”

Menjalankan suatu bisnis sebaiknya enjoy-dinikmati, mengerjakannya tidak dengan beban malah serasa tidak sedang bekerja. Tidak seperti dikejar2 materi semata, berasa capek penuh tekanan dalam mengerjakannya.
Dengan Single Brilliant Product (maksute Produk apa sih yang akan ditonjolkan?) lalu fokuskan. Bisa juga dengan beberapa produk yang sama. Misalnya ingin bisnis jualan Roti manis, yaa bikin roti manisnya dengan varian rasa, apalagi dibentuk model karakter. Dapat menciptakan pasar sendiri. Harganya gimana? Yaa buatlah pasar diharga sendiri. Roti enak halal unik harga tinggi, tidak usah kuatir ditinggal pembeli. Karena pasar sudah dibentuk dengan sendirinya. Jadi teringat yang diomongin oleh Putri Wirausaha: biarpun produk kita ada yang samadengan oranglain kita tidak perlu menyamakan harga dengan mereka, kita sendiri yang menentukan harga produk kita asal mempunyai kekuatan produknya dalam hal orisinal, kualitas ide.

Seorang pengusaha yang melakukan usahanya dengan niat untuk maju pasti berani membuat pasarnya sendiri dengan produk unik berbeda pada bahan dasar yang sama.

Dengan semakin sabar fokus serta mencintai FULL produk yg kita buat sendiri, pada akhirnya produk itulah yg memberikan hasil; UANG.

Apa passionnya?
Saya Henna Lukis. Yaa hennain Tangan Pengantin …yaa hennain Wajah …yaa hennain Lilin
…Yaaa hennain Craft …Yaa hennain Cake …Kamu?

what is your opinion? tell me please

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s